Hot Todays

Pendaftaran Kursus Di Kampung Inggris

Kursus Bahasa Inggris, Meskipun sudah ada banyak webite yang menyediakan informasi tentang cara mendaftar kursus di Kampung Inggris Pare namun ternyata masih banyak calon peserta kursus yang binggung cara untuk mendaftar kursus bahasa di Kampung Inggris, untuk mendaftar kursus di Pare - Kediri tidaklah sulit  Continue ►

Beasiswa Di Kampung Inggris

Kampung Inggris Pare, Sebenarnya tidak banyak lembaga di Kampung Inggris memberikan beasiswa kepada peserta kursus, karena memang sejatinya kursus di Kampung Pare sudah sangat murah, namun tetap saja ada lembaga yang berbaik hati untuk memberikan beasiswa kepada peserta kursus, ada beasiswa untuk pendidikan ada pula beasiswa untuk tempat tinggal. Info Beasiswa kali ini adalah beasiswa penuh khusus untuk peserta kursus yang saat ini sudah ada di Pare-Kediri dan sedang menjalani pendidikan kursus, beasiswa ini juga khusus untuk peserta kursus Putri, beasiswa ini adalah persembahan dari Duta Pare (Jasa Konsultan dan Pendaftaran Online Kampung Inggris) yang bekerjasama Base Camp Academy  Continue ►

Memilih Lembaga Kursus Di Kampung Inggris

Kampung Inggris Pare - Kediri
Kampung Bahasa, Siapa sih yang tidak tahu tentang Kampung Inggris Pare - Kediri yang begitu termashur di negeri ini?, ya! Kampung Inggris ( Lebih tepatnya adalah Kampung Bahasa ) adalah sentra kursus bahasa Inggris terbesar dan termurah di Indonesia, tidak kurang dari 100 lembaga kursus tersedia di beberapa desa kecil di Kota kecamatan Pare yang juga merupakan kota kecil. Banyaknya lembaga kursus memang menjadi nilai tambah tersendiri karena calon peserta kursus bisa memilah-milih program dan lembaga kursus sesuai dengan keinginan, namun bagi sebagian orang hal ini juga menjadi membingungkan, bingung untuk menentukan kursus di lembaga mana?.

Ada beberapa nama lembaga kursus di Kampung Inggris Pare Kediri yang sudah cukup terkenal di luaran sana, sebut saja: bec, hec1, hec2, eecc, liberty, harvard, mahesa, elfast, smart, kresna, daffodil, wtc, dan beberapa nama lembaga lainnya, masing-masing lebaga di Pare - Kediri memiliki keunggugal masing-masing atau lebih tepatnya memiliki fokus di program-program tertentu, ada yang fokus di program speaking atau conversation ada juga yang mashur dengan keunggulan di bidang gramatikal (grammar) adapula yang memiliki program khusus yang akan membekali peserta kursusnya dengan program pengajaran atau teaching dengan jaminan lulusannya akan menjadi guru bahasa inggris yang handal  Continue ►

Pilih Kost atau Camp ?

Kampung Bahasa, Seperti yang sudah banyak diketahui oleh para calon peserta kursus di Pare - Kediri ( Kampung Inggris ), bahwa di Kampung Inggris ada 2 tipe pilihan home stay / tempat tinggal yaitu kost atau asrama, Kos adalah tempat tinggal seperti di kota-kota lainnya, sedangkan camp atau asrama ini adalah tempat tinggal yang unik dan hanya ada di Kampung Inggris Pare - Kediri, di camp ada beberapa aturan yang harus ditaati oleh semua penghuni camp jika tidak akan ada hukuman bagi yang melanggar, beberapa hal yang diwajibkan di camp adalah wajib mengunakan bahasa inggris di lingkungan camp, serta wajib mengikuti program untuk mengasah keterampilan berbahasa inggris yang diadakan pada malam hari dan pagi hari. Continue ►

Biaya Kursus di Kampung Inggris 2012

Kampung Bahasa, Berikut ini adalah daftar biaya terbaru untuk kursus di lebih dari 100 lembaga kursus dan juga biaya kost atau camp di Pare - Kediri ( Kampung Bahasa Inggris ) untuk periode 2012, Dalam daftar biaya kursus maupun kost dan camp terbaru ini ada sedikit perubahan atau lebih tepatnya disebut kenaikan biaya kursus maupun kost / camp jika dibanding dengan periode akhir 2011 lalu, Continue ►

Rute Menuju Kampung Bahasa Inggris

Kampung Bahasa, Tingginya minat belajar bahasa Inggris tidak hanya dialami oleh pelajar Kota besar saja, namun juga pelajar yang berada di seluruh pelosok Negeri ini, karena itulah banyak pelajar yang berbondong-bondong datang jauh-jauh ke Pare - Kediri untuk menimbah ilmu bahasa Inggris. Jika Anda salahsatu orang yang tertarik untuk datang ke pare untuk Kursus Bahasa Inggris di Pare atau yang dikenal dengan Kampung Inggris ini namun tidak tahu rute / jalan menuju Pare - Kediri tidak perlu hawatir, berikut ini adalah panduan rute menuju Kampung Inggris Pare - Kediri   Continue ►

Peta Kampung Bahasa Inggris Pare - Kediri

Kampung Bahasa, Bagi Anda yang akan ke pare mengunakan kendaraan pribadi tidak perlu hawatir atau takut nyasar, karena Kota Pare cukup terkenal, Anda bisa bertanya pada orang untuk menunjukkan rute menuju Pare, akses jalan menuju Kota Pare - Kediri pun sangat mulus dan merupakan salahsatu akses jalan utama Kabupaten Kediri, sehingga tidak akan sulit menumukan Kota Pare atau yang terkenal dengan julukan Kampung Bahasa atau Kampung Inggris ini.

Letak dan Jarak Pare Dengan Kota Tetangga

(Pare – Kediri, 25 km) (Pare – Surabaya, 100 km)
(Pare –Jombang, 30km)
(Pare – Nganjuk, 30 km) (Pare – Blitar, 50 km)
(Pare – Tulungagung, 50 km)
(Pare – Malang, 80 km) (Pare – Trenggalek, 70 km)

Berikut ini adalah peta Kota Pare - Kediri (Kampung Bahasa / Kampung Inggris) Continue ►

Daftar Lembaga Kursus di Kampung Inggris Pare

Kampung Bahasa, Seperti yang sudah diketahui bahwa di Pare - Kediri (Dikenal dengan subutan Kampung Inggris) ada banyak lembaga kursus yang hingga bulan Maret 2012 jumlahnya telah mencapai 110 Lembaga Kursus. Beberapa lembaga kursus memiliki keunggulan di banding dengan lembaga kursus lainnya. BEC, HEC, EECC, Kresna, Liberty, Harvard, Rhima, Mahesa, Elfast, Daffodils, Smart, Base Camp Continue ►

Sejarah Kampung Inggris Pare

Pare - Kediri, Beberapa tahun terakhir ini Kecamatan Pare begitu populer dikalangan pelajar dan mahasiswa, Kampung Inggris begitu mereka biasa menyebut Kota Kecil ini, sejak tahun 90-an Pare memang menjadi pusat belajar bahasa Inggris yang murah dan berkualitas.
Pare adalah salah satu daerah koordinator Kecamatan (dulu Kawedanan) di Kabupaten Kediri yang membawahi Kecamatan Puncu, Kecamatan Kepung, Kecamatan Kandangan, Kecamatan Plosoklaten, Kecamatan Gurah, dan Kecamatan Badas.

Di Kecamatan Pare ini ada dua desa yang unik untuk peningkatan sumber daya manusia yaitu desa Tulungrejo dan Pelem.
Desa Tulungrejo dibagi menjadi beberapa dusun yaitu Tulungrejo, Mulyoasri, Mangunrejo, Puhrejo dan Tegalsari sedangkan Desa Pelem dibagi menjadi beberapa bagian yaitu: Pelem, Singgahan, Mbetonan, Ngeblek.

Keunikan di kedua desa tersebut terutama di dusun Singgahan, Tulungrejo, Mulyoasri , Tegalsari dan Mangunrejo adalah pembelajaran Bahasa Inggris. Kenapa dikatakan unik? Karena brand maupun iconnya adalah BAHASA INGGRIS yang identik dengan kota metropolitan atau luar negeri yang serba modern, bahasa akademik dengan ilmu pengetahuan dan technologi canggih, tapi ini kok di dusun kecil dan terpencil lagi? Unik bukan?

Sekarang Pare telah di kenal dengan istilah KAMPUNG INGGRIS atau KAMPUNG BAHASA karena lembaga kursusan bahasa Inggris disana sudah seperti jamur di musim hujan, tidak kurang dari 100 lembaga kursus, dan peserta kursusnya lengkap mulai dari Sabang sampai Merauke. Bahkan sudah dimitoskan sebagian orang kalau pingin bisa bahasa Inggris silakan belajar di Pare.

Awal berdirinya kursus bahasa Inggris di Pare ini tidak lepas dari peran orang yang bernama M. Kalend O. Ketika mendengar nama ini tentu pembaca akan terasa asing. Tidak biasanya orang Indonesia bernama seperti itu, kita cenderung mempersepsikan bahwa nama tersebut identik dengan nama orang “bule”. Apalagi kaitannya dengan bahasa Inggris.

Memang banyak orang yang membayangkan bahwa Mr. Kalend (panggilan akrabnya) orangnya tinggi, hidungnya mancung, kulitnya putih, paling tidak orang menyimpulkan beliau ini “produk” barat. E… ternyata salah. Pak Kalend adalah orang dari Sebulu, Tenggarong, Kalimantan Timur. Sehingga performance-nya juga tidak jauh dari kita-kita semua.

Mr. Kalend pernah belajar di Pondok Modern Gontor, kemudian belajar private bahasa Inggris dengan ustadz Yazid, seorang ahli dibidang bahasa Asing di Tulungrejo Pare. Mulai dari sinilah pak Kalend mulai merintis karirnya yang kemudian merubah Pare menjadi kota kursusan bahasa Inggris.

Ustadz Yazid adalah Ahli bahasa yang sangat terkenal saat itu, bahkan banyak mahasiswa yang sengaja datang dari luar kota untuk menemui beliau sekedar ingin belajar bahasa Inggris dari-nya, Ustadz Yazid jugalah yang menyarankan kepada Pak Kalend untuk meneruskan perjuangannya mengajar bahasa Inggris.

Sebelum pak Kalend melembagakan kursusannya (BEC), beliau mengajar bahasa Inggris secara private dari satu tempat ke tempat lain, istilahnya ‘no madden’. “Saya dulu mengajar bahasa Inggris di emperan orang, dari satu tempat ke tempat lain.” Begitu kata pak Kalend setiap mengenalkan lembaganya ke siswa baru di awal pembelajaran.

Menurut penuturan dari sebagian tokoh masyarakat, seperti Bapak Ruslan (alm), mantan Kepala Desa Pelem (Dusun Singgahan tempat lembaga BEC berada masuk dalam Desa Pelem), Bapak Ahmad Ikhwan, pemangku musholla Al-Ikhwan, Dusun Singgahan, Bapak Drs. H. Hasbi Mursyid, pensiunan guru SMA di Pare, menyatakan hal yang sama bahwa dulu pak Kalend sering mengajar anak-anak di emperan rumah orang kampung atau di serambi masjid Darul Falakh, pernah juga di Balai Desa Pelem, kadang-kadang di bawa ke tempat-tempat bersejarah seperti Candi Surowono, Tegowangi, dan sesekali juga diajak ke lapangan, belajar sambil berolah raga.

Berapa murid pak Kalend waktu itu? Ya, pertanyaan ini sangat penting untuk dicari jawabannya. Menurut cerita sejumlah alumni seperti Shohib, tetangga sekaligus family dari istri pak Kalend, Ajie Bahleuwi (pendiri kursusan LIBERTY), Liliek Sosiowati, instruktur EECC, menginformasikan bahwa siswa pak Kalend waktu awal-awal mengajar ternyata tidak banyak, sekitar lima sampai sepuluh orang. Itupun yang hadir saling bergantian, jarang istiqomah hadir bersamaan secara penuh di setiap pertemuan. Jadi bongkar pasang. Bahkan pernah siswanya juga habis di tengah jalan.

Kita tentu bisa membayangkan betapa susahnya saat itu untuk mengumpulkan pelajar yang minat dan mau belajar bahasa Inggris! Rata-rata pelajar waktu itu tidak suka bahasa Inggris, karena asumsi mereka bahasa Inggris itu sangat sulit, tidak menarik, bahasanya orang kafir, ditambah lagi lokasinya di daerah terpencil, listrik belum ada.

Meski dengan modal perlengkapan yang sangat terbatas tapi pantang menyerah itulah akhirnya Pak Kalend banyak melahirkan alumni yang akhirnya ikut “meramaikan” kursusan di Pare hingga mencapai “prestasi” Luar biasa seperti sekarang ini.

Advertisement Todays

New Article